Jumat, 30 November 2012

Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU
Manusia sebagai makhluk individu artinya manusia sebagai makhluk hidup atau makhluk individu maksudnya tiap manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Manusia individu adalah subyek yang mengalami kondisi manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya melalui indera mereka dan dengan masyarakat melalui kepribadian mereka, jenis kelamin mereka serta status sosial. Selama kehidupannya, ia berhasil melalui tahap bayi, kanak-kanak, remaja, kematangan dan usia lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi diadakan untuk melindungi hak masing-masing individu. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL

Kebutuhan Manusia

KEBUTUHAN MANUSIA
1.Pengertian Kebutuhan
Kebutuhan adalah keinginan manusia terhadap benda atau jasa yang dapat memberikan kepuasan jasmani maupun kebutuhan rohani. Kebutuhan manusia tidak terbatas pada kebutuhan yang bersifat konkret (nyata) tetapi juga bersifat abstrak (tidak nyata). Misalnya rasa aman, ingin dihargai, atau dihormati,maka
kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas. Beberapa factor yang menyebabkan kebutuhan manusia itu tidak terbatas antara lain sebagai berikut :

  • Makin bertambahnya jumlah penduduk.
  • Makin maju ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Makin meluaskan lingkungan perguruan.
  • Meningkatkan tingkat kebudayaan manusia.
 2. Kebutuhan manusia itu adalah tidak terbatas, baik jumlah maupun macamnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini, yaitu:

Harga Keseimbangan dan Elastisitas


Harga Keseimbangan dan Elastisitas
A. KESEIMBANGAN PASAR
1. PENGERTIAN HARGA KESEIMBANGAN 

Harga Keseimbangan (Harga Pasar) merupakan harga yang terjadi sebagai akibat interaksi permintaan dan penawaran terjadi di pasar, maka harga keseimbangan disebut harga pasar.
Kecenderungan pembeli ialah menginginkan harga murah dengan kualitasbarang yang bagus, sedangkan penjual mempunyai kecenderungan untuk mendapatkan keuntungan banyak. Kecenderungan berlawanan ini tidak akanmenghasilkan transaksi jika tidak ada kesepakatan harga.Kesepakatan harga pasar terbentuk melalui tawar menawar antara pembelidan penjual. Hasil tawar menawar antara pembeli dengan penjual dinamakanharga pasar, dalam ilmu ekonomi disebut harga keseimbangan atau
equilibrium.

2.PROSES TERBENTUKNYA HARGA KESEIMBANGAN PASAR

Biaya Peluang

BIAYA PELUANG

1. Pengertian Biaya Peluang
Biaya adalah sesuatu yang kita keluarkan atau kita korbankan untuk memperoleh sesuatu. Biaya bisa merupakan pengeluaran berbentuk uang atau hal lain yang berkaitan langsung dengan uang.

Biaya peluang timbul akibat adanya kenyataan bahwa faktor produksi atau sumber daya ekonomi yang tersedia bagi suatu perekonomian jumlahnya sangat terbatas atau langka. Sumber ekonomi yang sangat terbatas tidak dapat seenaknya diambil dan digunakan, tetapi harus diperoleh dengan pengorbanan. 

Dalam ilmu ekonomi dikenal dua macam biaya sebagai berikut:

Bentuk-bentuk Pasar

PENGERTIAN PASAR

Dari pengalaman sehari-hari, pasar itu berarti tempat untuk jual beli barang-barang kebutuhan hidup sehari-hari. Di pasar, ada banyak penjual dan pembeli. Di pasar juga bisa kita lihat ada berbagai macam barang yang ditawarkan atau dibeli oleh konsumen. Di pasar orang melakukan transaksi dengan membayar secara tunai.
Artinya, banyak konsumen atau pembeli datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang tunai. Di pasar, nampak penjual sedang menawarkan jajan-jajanan dan pembeli yang sedang memilih jajan tersebut untuk dibeli. Disebut konkrit karena secara fisik pasar itu tampak atau ada. Begitu pula dengan barang-barang yang diperjualbelikan.
Bahkan antara pembeli dan penjual bertemu muka dalam peristiwa jual beli tersebut. Istilah “pasar kaget”, “pasar tiban”, pasar terapung”, “pasar senggol”, “pasar tumpah”, hanyalah sekadar sebutan atau istilah yang diberikan oleh masyarakat setempat untuk menunjukkan pasar dalam arti konkrit ini.
Dengan adanya kemajuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, transaksi jual beli barang atau jasa dapat dilakukan melalui surat, telepon maupun jaringan internet.

Menurut wujudnya pasar juga dapat dibagi menjadi dua yaitu :
Agus Setiawan © 2008 Template by:
SkinCorner